Saham Untuk Pemula
Seringkali orang takut untuk terjun ke dalam jual beli saham karena beranggapan perlu biaya besar. Well, itu tidak sepenuhnya benar. Memang kalau mau untung besar perlu modal besar. Untuk pemula sih tidak saya sarankan untuk masuk dengan modal besar.
Mulailah dengan saham yang harga per lotnya dibawah satu juta, saham semacam itu banyak tersedia di bursa. Pilih saham perusahaan yang fundamentalnya bagus. Caranya? Lakukan riset kecil-kecilan dengan melihat laporan keuangan perusahaan 3 tahun ke belakang lah. Perusahaan yang sehat profitnya stabil, tidak turun naik ngga keruan. Data ini pasti ada di internet untuk perusahaan yang sudah masuk bursa. Lihat Financial Ratio nya (kalau ga tau financial ratio liat aja di Wikipedia :)).
Terus lihat performancenya beberapa bulan ke belakang. Saham harganya naik turun tergantung banyak variable, tapi ga usah pusing kalau perusahaan bagus biasanya naik terus. Triknya, cari perusahaan bagus, kalau lagi turun harganya, istilahnya lagi merah, beli! Jual kalau udah naik atau lagi hijau. tergantung kalau mau short term ya boleh kalau mau long term juga boleh.
Untuk membantu sering-sering baca berita ekonomi, mau ga mau ada hubungannya sama naik turun harga saham ( iya jelas lah nenek-nenek ngantuk juga tau, eh nyuwun pangapuro eyang putri..).
Sebagus apapun perusahaannya pasti ada naik turunnya, Di situ seninya pasar saham, ya kalau ngga kan ga ada yang profit taking dong.
Itu dulu buat hari ini, mau ngecheck dulu portofolio saya siapa tau ada yang lagi hijau..
Have fun!
AST
No comments:
Post a Comment